• 0877 7167 8813
dustra
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Layanan Kami
    • Perizinan Konstruksi
      • Jasa Pengurusan SKK
      • Jasa Pengurusan SBU
    • Perizinan Ketenagalistrikan
      • Jasa Pengurusan SKTTK
      • Jasa Pengurusan SBUJPTL
    • Sertifikasi Sistem Manajemen
      • Jasa Sertifikasi ISO 9001:2015
      • Jasa Sertifikasi ISO 14001:2015
      • Jasa Sertifikasi ISO 45001:2018
      • Jasa Sertifikasi ISO 37001:2016
    • Legal Perusahaan
      • Jasa Pendirian PT
      • Jasa Pengurusan NIB
  • Artikel
  • Kontak Kami

3 Parameter Pencemaran Lingkungan

  • Beranda
  • 3 Parameter Pencemaran Lingkungan
parameter pencemaran lingkungan
  • May 14, 2024
  • Admin

Pencemaran lingkungan menjadi salah satu faktor penyebab permasalahan yang harus diperhatikan oleh semua sektor bisnis. Permasalahan ini menjadi serius karena dapat mengganggu kehidupan manusia dan  ekosistem. Saat ini, pencemaran lingkungan telah meningkat dari hari ke hari dan telah menimbulkan kerusakan yang parah.

Meningkatnya pencemaran lingkungan ini mempunyai banyak faktor salah satunya adalah urbanisasi dan perkembangan teknologi yang telah menurunkan kualitas elemen penting yang ada pada lingkungan seperti udara, air, dan tanah. Ditambah dengan pelepasan limbah berbahaya dari pabrik-pabrik seperti plastik, logam berat, nitrat, pembakaran bahan bakar fosil, hujan asam, tumpahan minyak, dan racun industri yang semakin memperparah kondisi lingkungan sekitar.

Baca juga : 15 Strategi Ampuh untuk Pertumbuhan Jangka Panjang Bisnis Konstruksi!

Apa Itu Pencemaran Lingkungan?

Pencemaran lingkungan mengacu pada aktivitas penambahan bahan berbahaya di lingkungan karena aktivitas manusia yang menyebabkan perubahan yang tidak diinginkan dalam lingkungan dan ekologi, seperti air limbah yang dibuang ke sumber air bersih seperti tangki, sungai, dan sebagainya yang menyebabkan pencemaran pada sumber air tersebut. Pencemaran lingkungan mempunyai dampak serius seperti dapat mengganggu kesimbangan ekosistem, kehilangan sumber makanan, berkurangnya sumber air bersih dan persediaan oksigen.

3 Parameter Pencemaran Lingkungan

Tolok ukur dapat digunakan sebagai parameter untuk mengukur tingkat pencemaran lingkungan. Tolok ukur juga digunakan sebagai acuan dalam menilai apakah suatu lingkungan telah mempunyai kualitas yang mumpuni sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Berikut 3 tolok ukur yang dapat digunakan untuk menilai tingkat pencemaran lingkungan.

  1. Parameter air

Air menjadi sumber kehidupan dan menjadi salah satu elemen penting dalam kegiatan masyarakat. Tolok ukur penting dalam pengukuran kualitas air meliputi kandungan oksigen terlarut, pH, suhu, dan kandungan zat-zat berbahaya seperti logam berat.

  1. Parameter tanah

Sama seperti air, kualitas tanah dapat tercemar yang diakibatkan oleh pembuangan limbah maupun kegiatan bisnis lainnya. Tolok ukur yang digunakan untuk menilai kualitas tanah meliputi pH tanah, kandungan bahan organik, serta kandungan logam berat.

  1. Parameter udara

Udara juga sangat rentan terkena pencemaran lingkungan. Faktor utama yang dapat meningkatkan pencemaran udara adalah emisi kendaraan bermotor, industri, pembakaran biomassa dan aktivitas lainnya. Tolok ukur yang dapat digunakan untuk menilai kualitas udara adalah dengan melihat kadar partikel berbahaya dan konsentrasi gas polutan seperti nitrogen dioksida dan ozon, serta suhu udara.

Baca juga : Cara Menghitung Tarif PPh Jasa Konstruksi 

PT. Konsultan Katiga Indonesia merupakan perusahaan konsultan terkemuka di Indonesia dan sudah membantu banyak perusahaan dalam memenuhi kebutuhan mereka mengenai perizinan konstruksi, perizinan ketanagalistrikan, sertifikasi sistem manajemen, dan terkait legal perusahaan. Kami siap memberikan pelayanan konsultasi yang efektif, ramah, dan harga terjangkau. Dapatkan informasi maupun penawaran menarik lainnya dengan hubungi kami melalui kontak dibawah ini

Segera dapatkan Promo Terbaik Kami!

+62 877 7167 8813
Kirim Email

Tags:

apa itu pencemaran lingkungan?apa penyebab terjadinya pencemaran lingkunganapa yang dimaksud pencemaran lingkunganfaktor penyebab pencemaran lingkunganparameter pencemaran lingkungan
15 Strategi Ampuh untuk Pertumbuhan Jangka Panjang Bisnis Konstruksi!
Implementasi Klausul ISO 14001 di Perusahaan Konstruksi

Recent Posts

  • Apa Itu SBU Konstruksi dan Mengapa Wajib Dimiliki oleh Perusahaan?
  • Strategi Meningkatkan Kredibilitas Perusahaan Konstruksi dengan Sertifikasi ISO
  • Mengapa Audit Internal Menjadi Kewajiban dalam Standar ISO? Ini Penjelasannya!
  • Tantangan Umum dalam Implementasi ISO 9001 dan Cara Mengatasinya
  • Strategi Continuous Improvement dalam Efisiensi Operasional Perusahaan

Recent Comments

No comments to show.

Recent Posts

  • Apa Itu SBU Konstruksi dan Mengapa Wajib Dimiliki oleh Perusahaan?
  • Strategi Meningkatkan Kredibilitas Perusahaan Konstruksi dengan Sertifikasi ISO
  • Mengapa Audit Internal Menjadi Kewajiban dalam Standar ISO? Ini Penjelasannya!
  • Tantangan Umum dalam Implementasi ISO 9001 dan Cara Mengatasinya
  • Strategi Continuous Improvement dalam Efisiensi Operasional Perusahaan

Recent Comments

No comments to show.

Category

  • Analisis SWOT (1)
  • Blog (6)
  • BUJK (2)
  • Infrastruktur hijau (1)
  • Internal audit ISO (1)
  • ISO 14001 (6)
  • ISO 22301 (1)
  • ISO 37001 (4)
  • ISO 45001 (7)
  • ISO 9001 (9)
  • Jasa Pendirian PT (1)
  • K3 (1)
  • Kaizen (1)
  • kebijakan keuangan 2025 (1)
  • Kontrak EPC (1)
  • Lean construction (1)
  • Manajemen Proyek (8)
  • Manajemen tenaga kerja (1)
  • Pencemaran lingkungan (1)
  • Pendirian PT (1)
  • Pengadaan Barang dan Jasa (1)
  • Pengembangan Karyawan (1)
  • Pengendalian Manajemen (1)
  • pengurusan sbu (3)
  • Perizinan konstruksi (2)
  • PP No.14 Tahun 2021 (1)
  • Regulasi K3 (1)
  • SBU Konstruksi (26)
  • Sertifikasi ISO (5)
  • SKK Konstruksi (3)
  • SKTTK (1)
  • Standar ISO (6)
  • Strategi Manajemen Aset (1)
  • Tender Proyek (2)
  • Uji Kelayakan Hidup (1)
  • UU Cipta Kerja (1)

Tags

apa itu iso 14001 apa itu sbu konstruksi Apa itu sertifikat badan usaha jasa konstruksi? Apa itu SKK level 7? Apa jenis kontrak yang paling umum digunakan dalam proyek? Apa peran K3 dalam bidang jasa konstruksi? Apa saja empat jenis kontrak? Apa saja jenis proyek konstruksi? Bagaimana ISO 37001 membantu organisasi dalam mengatasi penyuapan? contoh sertifikat badan usaha jasa konstruksi​ implementasi iso 9001 industri konstruksi industri konstruksi indonesia iso 9001 jasa konstruksi jasa konstruksi adalah jenis sertifikat badan usaha jasa konstruksi kebijakan keuangan 2025 kebijakan pemerintah indonesia kontrak proyek konstruksi manajemen proyek manajemen proyek konstruksi manfaat iso 14001 meningkatkan efisiensi operasional proyek pembangunan infrastruktur hijau penerapan iso 14001 di perusahaan pengertian kontraktor pengurusan sbu peran regulasi k3 perkembangan industri jasa konstruksi di indonesia perusahaan konstruksi proyek konstruksi Regulasi apa yang mengatur K3? sbu jasa konstruksi sektor konstruksi sertifikasi iso sertifikat badan usaha sertifikat kompetensi kerja sistem k3 sistem manajemen anti penyuapan sistem manajemen lingkungan iso 14001 skk jenjang 7 skk konstruksi standar keselamatan kerja tujuan manajemen proyek

Kontak Kami

Jl. Moh. Kahfi 1 No.27F Kel. Cipedak Kec. Jagakarsa Kota Administrasi Jakarta Selatan – DKI Jakarta 12630.

  • +62 877 7167 8813
  • marketing@konsultankatigaindonesia.com

Layanan Kami

  • Jasa Pengurusan SKK
  • Jasa Pengurusan SBU
  • Jasa Pengurusan SKTTK
  • Jasa Pengurusan SBUJPTL

Kantor Kami

© 2022 PT. Konsultan Katiga Indonesia

dustra