• 0877 7167 8813
dustra
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Layanan Kami
    • Perizinan Konstruksi
      • Jasa Pengurusan SKK
      • Jasa Pengurusan SBU
    • Perizinan Ketenagalistrikan
      • Jasa Pengurusan SKTTK
      • Jasa Pengurusan SBUJPTL
    • Sertifikasi Sistem Manajemen
      • Jasa Sertifikasi ISO 9001:2015
      • Jasa Sertifikasi ISO 14001:2015
      • Jasa Sertifikasi ISO 45001:2018
      • Jasa Sertifikasi ISO 37001:2016
    • Legal Perusahaan
      • Jasa Pendirian PT
      • Jasa Pengurusan NIB
  • Artikel
  • Kontak Kami

8 Cara Mencapai Peningkatan Berkelanjutan dengan ISO 14001

  • Beranda
  • 8 Cara Mencapai Peningkatan Berkelanjutan dengan ISO 14001
apa itu iso 14001
  • January 23, 2024
  • Admin

Sudahkan bisnis Anda memberikan dampak positif bagi lingkungan? Menjaga kondisi dan keseimbangan lingkungan serta meminimalisir dampak kerusakan yang timbul akibat operasional perusahaan merupakan hal yang sangat penting untuk dipertimbangkan oleh para pelaku bisnis di berbagai sektor industri. Maka dari itu, untuk dapat membantu perusahaan menjaga lingkungan dari pencemaran dan limbah berbahaya, terdapat standar sistem manajemen yang dirancang oleh organisasi internasional sebagai pedoman  dan standar yang berfokus pada lingkungan yaitu ISO 14001.

ISO 14001 adalah standar sistem manajemen lingkungan yang diakui secara internasional. Standar ini menyediakan kerangka kerja bagi perusahaan untuk merancang, menerapkan, dan terus meningkatkan kinerja lingkungan mereka. Dengan mematuhi standar ini, perusahaan dapat memastikan bahwa mereka mengambil langkah-langkah proaktif untuk meminimalisir dampak yang ditimbulkan, mematuhi persyaratan hukum yang relevan, dan mencapai tujuan lingkungan mereka. 

Baca juga : 3 Persyaratan Utama dalam Mengikuti Tender

Peningkatan Berkelanjutan ISO 14001

Peningkatan berkelanjutan adalah upaya untuk meningkatkan kualitas produk, layanan, atau proses secara terus-menerus. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi dan mengatasi permasalahan, ketidakefisienan, dan meningkatkan peluang untuk perbaikan. Peningkatan berkelanjutan menjadi komponen utama dalam ISO 14001 yang mengharuskan perusahaan untuk terus memantau dan meningkatkan kinerja lingkungan mereka. Hal ini menandakan bahwa perusahaan harus terus mengidentifikasi peluang untuk perbaikan, menerapkan tindakan untuk mengatasi risiko, dan mengevaluasi efektivitas pada sistem manajemen lingkungan. Dengan demikian, perusahaan dapat mencapai peningkatan berkelanjutan dalam kinerja lingkungan yang dapat menghasilkan penghematan biaya, peningkatan kepatuhan terhadap peraturan, dan reputasi positif di antara para pemangku kepentingan.

Baca juga : Badan Usaha Jasa Konstruksi (BUJK) Nasional

8 Cara Mencapai Peningkatan  Berkelanjutan dengan ISO 14001

ISO 14001 berfokus pada peningkatan berkelanjutan di lingkungan perusahaan. Standar ini mengharuskan perusahaan melakukan pemantauan dan peningkatan kinerja lingkungannya. Berikut 8 cara mencapai peningkatan  berkelanjutan dengan ISO 14001.

  1. Memahami peningkatan berkelanjutan dan ISO 14001

Peningkatan berkelanjutan merupakan aspek kunci bagi setiap perusahan yang ingin meningkatkan kinerja dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Salah satu cara yang paling efektif untuk mencapai peningkatan berkelanjutan adalah dengan menerapkan sistem Manajemen lingkungan ISO 14001. 

  1. Memahami siklus PDCA untuk perbaikan berkesinambungan

Peningkatan berkelanjutan adalah proses yang membantu bisnis untuk meningkatkan kinerja dan memenuhi tujuan perusahaan. Salah satu cara yang paling efektif untuk mencapai peningkatan berkelanjutan adalah dengan menggunakan siklus PDCA. Siklus PDCA adalah proses empat langkah yang terdiri dari Plan, Do, Check, dan Act. Pendekatan sistematis ini memungkinkan perusahaan untuk mengidentifikasi dan memecahkan masalah, melakukan perbaikan, dan memantau kemajuan mereka.

  1. Menentukan tujuan dan target untuk peningkatan berkesinambungan

Perbaikan berkelanjutan merupakan bagian penting dari kesuksesan perusahaan untuk mencapai peningkatan berkelanjutan, perusahaan harus menetapkan tujuan dan target yang terukur dan dapat dicapai.

  1. Melakukan penilaian aspek dan dampak lingkungan

Proses ini membantu organisasi untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan memprioritaskan aspek dan dampak lingkungan dari aktivitas, produk, dan layanan perusahaan.

  1. Mengidentifikasi peluang untuk peningkatan dan tindakan perbaikan

Proses ini melibatkan peninjauan dan analisis data kinerja lingkungan, mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan, dan menerapkan tindakan perbaikan untuk mengatasi masalah yang teridentifikasi.

  1. Menerapkan perubahan dan memantau kemajuan

Penting untuk memahami kebutuhan dan harapan para pemangku kepentingan, termasuk pelanggan, karyawan, dan pemasok. Selain itu, sangat penting untuk mengidentifikasi potensi risiko dan peluang yang terkait dengan perubahan yang akan diimplementasikan. 

  1. Keterlibatan dan pelatihan karyawan untuk perbaikan berkelanjutan

Pelatihan memberikan karyawan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk mengidentifikasi peluang perbaikan dan menerapkan perubahan. Ketika karyawan dilatih, mereka bisa membawa ide-ide baru dan menyarankan perbaikan.

  1. Mengaudit dan Meninjau Sistem Manajemen

Proses ini membantu perusahaan untuk mengidentifikasi kesenjangan dalam sistem manajemen lingkungan, mengevaluasi efektivitasnya, dan mengambil tindakan perbaikan.

Baca juga : 6 Cara Memulai Jasa Konstruksi yang Efektif

PT. Konsultan Katiga Indonesia merupakan perusahaan Konsultan khusus dibidang K3, tetapi seiring perkembangannya kami tidak hanya melayani dalam bidang K3 saja tetapi layanan lainnya seperti pengurusan SKK (Sertifikat Kompetensi Kerja), KTA (Kartu Tanda Anggota) Asosiasi, SBU (Sertifikasi Badan Usaha), pengurusan SKTTK (Sertifikasi Kompetensi Tenaga Teknik Kelistrikan), SBUJPTL (Sertifikasi Badan Usaha Jasa Penunjang Tenaga Listrik) maupun SIUJPTL (Sertifikasi Izin Usaha Jasa Penunjang Tenaga Listrik), dan sertifikasi sistem manajemen seperti ISO 9001, ISO 14001, ISO 45001 dan ISO 37001.

Semua kegiatan kami akan dilakukan oleh tenaga ahli yang profesional dan kompeten dibidangnya, kami juga berkomitmen dalam memberikan pelayanan terbaik dan efektif untuk membantu organisasi mencapai tujuan bisnis yang diinginkan.

Segera dapatkan Promo Terbaik Kami!

+62 877 7167 8813
Kirim Email

Tags:

apa itu iso 14001iso 14001 2015manfaat iso 14001sertifikat iso 14001sistem manajemen lingkungan iso 14001
3 Persyaratan Utama dalam Mengikuti Tender
7 Tahapan Identifikasi Risiko dan Peluang ISO 9001

Recent Posts

  • Apa Itu SBU Konstruksi dan Mengapa Wajib Dimiliki oleh Perusahaan?
  • Strategi Meningkatkan Kredibilitas Perusahaan Konstruksi dengan Sertifikasi ISO
  • Mengapa Audit Internal Menjadi Kewajiban dalam Standar ISO? Ini Penjelasannya!
  • Tantangan Umum dalam Implementasi ISO 9001 dan Cara Mengatasinya
  • Strategi Continuous Improvement dalam Efisiensi Operasional Perusahaan

Recent Comments

No comments to show.

Recent Posts

  • Apa Itu SBU Konstruksi dan Mengapa Wajib Dimiliki oleh Perusahaan?
  • Strategi Meningkatkan Kredibilitas Perusahaan Konstruksi dengan Sertifikasi ISO
  • Mengapa Audit Internal Menjadi Kewajiban dalam Standar ISO? Ini Penjelasannya!
  • Tantangan Umum dalam Implementasi ISO 9001 dan Cara Mengatasinya
  • Strategi Continuous Improvement dalam Efisiensi Operasional Perusahaan

Recent Comments

No comments to show.

Category

  • Analisis SWOT (1)
  • Blog (6)
  • BUJK (2)
  • Infrastruktur hijau (1)
  • Internal audit ISO (1)
  • ISO 14001 (6)
  • ISO 22301 (1)
  • ISO 37001 (4)
  • ISO 45001 (7)
  • ISO 9001 (9)
  • Jasa Pendirian PT (1)
  • K3 (1)
  • Kaizen (1)
  • kebijakan keuangan 2025 (1)
  • Kontrak EPC (1)
  • Lean construction (1)
  • Manajemen Proyek (8)
  • Manajemen tenaga kerja (1)
  • Pencemaran lingkungan (1)
  • Pendirian PT (1)
  • Pengadaan Barang dan Jasa (1)
  • Pengembangan Karyawan (1)
  • Pengendalian Manajemen (1)
  • pengurusan sbu (3)
  • Perizinan konstruksi (2)
  • PP No.14 Tahun 2021 (1)
  • Regulasi K3 (1)
  • SBU Konstruksi (26)
  • Sertifikasi ISO (5)
  • SKK Konstruksi (3)
  • SKTTK (1)
  • Standar ISO (6)
  • Strategi Manajemen Aset (1)
  • Tender Proyek (2)
  • Uji Kelayakan Hidup (1)
  • UU Cipta Kerja (1)

Tags

apa itu iso 14001 apa itu sbu konstruksi Apa itu sertifikat badan usaha jasa konstruksi? Apa itu SKK level 7? Apa jenis kontrak yang paling umum digunakan dalam proyek? Apa peran K3 dalam bidang jasa konstruksi? Apa saja empat jenis kontrak? Apa saja jenis proyek konstruksi? Bagaimana ISO 37001 membantu organisasi dalam mengatasi penyuapan? contoh sertifikat badan usaha jasa konstruksi​ implementasi iso 9001 industri konstruksi industri konstruksi indonesia iso 9001 jasa konstruksi jasa konstruksi adalah jenis sertifikat badan usaha jasa konstruksi kebijakan keuangan 2025 kebijakan pemerintah indonesia kontrak proyek konstruksi manajemen proyek manajemen proyek konstruksi manfaat iso 14001 meningkatkan efisiensi operasional proyek pembangunan infrastruktur hijau penerapan iso 14001 di perusahaan pengertian kontraktor pengurusan sbu peran regulasi k3 perkembangan industri jasa konstruksi di indonesia perusahaan konstruksi proyek konstruksi Regulasi apa yang mengatur K3? sbu jasa konstruksi sektor konstruksi sertifikasi iso sertifikat badan usaha sertifikat kompetensi kerja sistem k3 sistem manajemen anti penyuapan sistem manajemen lingkungan iso 14001 skk jenjang 7 skk konstruksi standar keselamatan kerja tujuan manajemen proyek

Kontak Kami

Jl. Moh. Kahfi 1 No.27F Kel. Cipedak Kec. Jagakarsa Kota Administrasi Jakarta Selatan – DKI Jakarta 12630.

  • +62 877 7167 8813
  • marketing@konsultankatigaindonesia.com

Layanan Kami

  • Jasa Pengurusan SKK
  • Jasa Pengurusan SBU
  • Jasa Pengurusan SKTTK
  • Jasa Pengurusan SBUJPTL

Kantor Kami

© 2022 PT. Konsultan Katiga Indonesia

dustra